
Whale menjual 190 juta XRP dalam 48 jam, mendorong harga menuju area support penting. Prediksi harga XRP menelusuri apakah level $1,81 dapat memicu pemulihan di kuartal pertama (Q1).
Tether mungkin stabil di dekat $1,00, namun XRP menghadapi kondisi pasar yang jauh lebih volatil. Data dari @ali_charts menunjukkan bahwa whale telah melepas 190 juta XRP dalam 48 jam terakhir, memperkuat sentimen bearish dan mendorong token menuju zona support kritis.
Dengan XRP diperdagangkan di sekitar $2,02 hari ini dan volatilitas meningkat, pasar kini memantau area $1,81–$1,90 dengan sangat ketat—wilayah yang secara konsisten bertindak sebagai dinding pertahanan sepanjang 2024.
Aksi keluar whale sering mencerminkan perubahan ekspektasi di antara pemegang besar, yang dipengaruhi oleh kondisi makro atau kelemahan internal pasar. Dalam kasus ini, aksi jual terjadi bersamaan dengan melambatnya likuiditas di seluruh pasar altcoin. Namun, meskipun mendapat tekanan, struktur XRP masih jauh dari rusak, dan pergerakan harga terbaru menunjukkan tanda-tanda awal stabilisasi.
XRP Bertahan Saat Buyer Kembali Masuk
Chart XRP terus mengikuti channel menurun yang lebar, ditandai dengan lower highs sejak Agustus dan garis tren yang menolak setiap upaya pemulihan. Tren turun ini masih utuh, tetapi beberapa sesi terakhir menunjukkan tanda-tanda awal kelelahan yang berarti.
Token ini mencetak lower wick panjang, rentang candle yang semakin sempit, dan tekanan bearish yang mulai memudar—kombinasi yang biasanya muncul ketika penjual mulai kehilangan kendali.
RSI di sekitar 37 mulai naik dari wilayah oversold yang dalam, membentuk pola awal bullish divergence. Harga mencetak low baru, tetapi momentum tidak ikut turun. Secara historis, XRP bereaksi kuat terhadap pola seperti ini, terutama ketika bertepatan dengan capitulation ber-volume tinggi seperti likuidasi whale baru-baru ini.
Jika level $1,81 bertahan, XRP dapat mulai membentuk higher lows, langkah pertama menuju pembalikan tren (trend reversal). Trader kini mengincar level $2,15–$2,20 sebagai target kenaikan awal, dengan hambatan garis tren utama menunggu di sekitar $2,30. Penutupan harian di atas level tersebut akan menjadi perbaikan struktural pertama dalam beberapa bulan dan membuka jalan menuju $2,57 pada Q1.
Indikator teknikal yang mendukung stabilisasi meliputi:
- Lower wick panjang dan tubuh candle yang semakin rapat
- RSI mendatar dan munculnya divergensi awal
- Perebutan kembali 20-EMA pada timeframe rendah
Outlook Harga XRP untuk Q1: Pemulihan Mungkin Terjadi Jika Likuiditas Meningkat
Bagi pendatang baru, strategi entry paling aman adalah menunggu terbentuknya candle pembalikan bullish seperti hammer, bullish engulfing, atau long-wick doji di dalam zona $1,81–$1,90. Penutupan terkonfirmasi di atas $2,06 memberikan sinyal paling awal bahwa pasar mulai bergeser menuju fase pemulihan.

Setup yang terkelola dengan baik biasanya menempatkan stop-loss di bawah $1,81 dengan target kenaikan bertingkat di $2,30, $2,57, dan $3,12 jika momentum menguat.
Jika likuiditas secara keseluruhan membaik menjelang Desember dan para whale kembali melakukan akumulasi, XRP dapat bertransisi dari pola trading defensif menuju siklus kenaikan yang lebih konstruktif. Hal ini dapat menciptakan peluang baru menjelang fase presale yang akan datang dan penentuan posisi pasar menuju awal 2026.